Saturday, November 30, 2019

Penerapan Terapi Sholat Bahagia


PENERAPAN TERAPI SHOLAT BAHAGIA
(PTSB)


Disusun Oleh:
Ainina Syafa Zelbiana Mutiarani
B71219056
Dosen Pengampu:
Prof. Dr. Moh Ali Aziz. M,Ag
Asisten Dosen:
Ati’ Nursyafa’ah. M.Kom.I
Komunikasi dan Penyiaran Islam
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel
2019











KATA PENGANTAR
Assalamualaikum Wr.Wb         
Segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan ridha-Nya sehingga saya berhasil menyusun makalah tentang PENERAPAN TERAPI SHOLAT BAHAGIAdengan baik. Sholawat serta salam selalu tercurahkan kepada baginda Rasulullah SAW beserta para sahabat beliau.
Saya menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna dan masih banyak terdapat kesalahan dan kekurangan di dalamnya, oleh karena itu saya emohon maaf yang sebesar-besarnya.
Demikian makalah ini saya buat, saya ucapkan terimakasih.
Wassalamualaikum wr.wb
Ainina Syafa Zelbiana Mutiarani
27 November 2019














L
PEMBAHASAN
          Pendalaman Terapi Sholat Bahagia adalah metode yang di ambil oleh penemunya yaitu Prof Ali Aziz. M, Ag untuk memperdalam ke khusyukan umat islam dalam menjalankan ibadah sholat. Pada tanggal 23 November 2019 lalu beliau mengadakan training PTSB untuk mahasiswa UIN SUNAN AMPEL SURABAYA khususnya mahasiswa S1 dan S2 Fakultas Dakwah dan Komunikasi dari beberapa Program Studi seperti : MANAJEMEN DAKWAH, KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM, BIMBINGAN KONSELING ISLAM, PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM dan ILMU KOMUNIKASI, acara tersebut diselenggarakan di Kun Yaquta Surabaya, setiap yang hadir di acara training tersebut mendapatkan buku supplement untuk pegangan peserta dalam mengikuti acara training PTSB. Dalam buku supplement tersebut di jelaskan secara rinci namun jelas tentang buku 60 Menit Terapi Sholat Bahagia.
   Kata beliau jika belum membaca buku 60 Menit Terapi Sholat Bahagia maka akan membutuhkan waktu yang lama sekitar 2 hari. Orang umum 2 hari, kalau anak cerdas hanya membutuhkan waktu beberapa jam saja, tuturnya. Sebelum kegiatan PTSB kita juga sudah di intruksikan untuk menulis beberapa syarat mengikuti Pendalaman Terapi Sholat Bahagia, diantaranya ;
1.      Menulis 10 orang yang paling berjasa dalam hidup kita.
2.      Menulis 5 orang yang menjengkelkan/ menyakiti kita
3.      Menulis 10 dosa yang pernah kita lakukan
4.      Menulis 30 nikmat terbesar yang kita rasakan (sejak kecil hingga sekarang)
5.      Menulis 10 masalah yang paling mengganggu/ menyedihkan dalam perjalanan hidup kita ( ada yang bersifat rahasia dan ada yang tidak)
 Tulisan itu harus dibawah dan disimpan. Kata beliau cukup kita dan Allah saja yang tau. Dengan bantuang Daftar masalah dan harapan yang telah disiapkan itu , kita bisa sujud dan rukuk lebih lama dengan penuh penghayatan.




حَیِّ عَلَی الصَّلاة
ِ
(Hayya Ala al-Shalāh)
Mari kita tunaikan Shalat
                        حَیِّ عَلَی الْفَلاحِ
(Hayya Ala al-Falāh)
Mari Kita Bahagia

Ada dua kata kunci dalam firman Allah di atas, yaitu khusyuk dan bahagia, bahwa pelaku shalat khusyuk dijamin hidup sukses dan bahagia. Setiap hari, kita diseru untuk sukses melalui azan, hayya ‘alas shalah, hayya alal falah (ayo shalat dan ayo bahagia). Kita disemangati terus menerus setiap hari untuk lebih berprestasi dan berbahagia (al falah) agar kita dapat memimpin dunia, bukan penonton atau orang yang terpuruk dan terpinggirkan. Shalat khusyuk adalah shalat yang menumbuhkan ketundukan kepada perintah Allah, kepasrahan dan perasaan senang terhadap apapun dan berapapun pemberian Allah. Bisakah kekhusyukan diperoleh tanpa memahami makna doa-doa shalat? Hampir mustahil. Oleh sebab itu, Anda harus memahami arti semua doa shalat, sekalipun hanya secara global, tidak arti kata perkata. Bagaimana mengatasi kesulitan pemahaman doa-doa shalat yang tertulis dalam teks Arab itu, terutama bagi pemula atau mualaf? Sangat mudah, jika diajarkan dengan keseimbangan otak kiri dan kanan.

Sesuatu yang asalnya berat seperti batu akan menjadi emas dengan kita merubah mindset agar menuju kebahagiaan. Kematian yang ditakuti secara berlebihan. Ini juga merupakan sumber kecemasan. Melalui rukuk dengan posisi kepala yang diserahkan kepada Allah, Anda diingatkan untuk menyerahkan hidup-mati kepada Allah SWT, sebab kematian bukanlah pilihan, melainkan kepastian. Dengan menghapus ketakutan itu, Anda telah menutup pintu-pintu stres.  Melalui rukuk pula, Anda disemangati untuk rendah hati dan hormat kepada siapapun. Sikap hormat dan menghargai orang dapat mengantarkan Anda hidup lebih bahagia, sebab sikap itu mengundang simpati banyak orang untuk bekerjasama dalam banyak hal, termasuk dalam berbisnis untuk menambah penghasilan Anda. Pujian dan apresiasi orang yang diharap-harap atas apa yang Anda lakukan. Ketika Anda mengucapkan rabbana walakal hamdu pada waktu bangkit dari rukuk, sebenarnya Anda sedang bersumpah tidak mengharap balas budi, pujian, apresiasi dan terima kasih dari siapapun selain Allah, sebab Dia-lah satu-satunya yang berhak dipuji. Mengharap pujian orang sama dengan merampas hak-hak Allah, sekaligus membuka sejuta pintu stres. Sebab, menurut Al Qur’an (QS. 34: 13), hanya sedikit orang yang memberi apresiasi karya orang. Semakin besar harapan seseorang akan apresiasi orang, semakin terbuka lebar pintu stres. Orang bahagia tidak akan mengemis apresiasi, tapi justru selalu memberi apresiasi sekecil apapun jasa orang. Curahan kesedihan hati yang belum tersalurkan kepada orang paling dipercaya. Oleh sebab itu, salah satu obat stres adalah mencurahkan masalah hidup sampai tuntas kepada orang yang dipercaya dan bersedia mendengarkannya, sekalipun orang itu tidak dapat memberikan solusi. Ketika bersujud minimal 30 detik dan Anda mencurahkan isi hati sepuas-pusanya, maka berkuranglah beban psikologis Anda, sebab semua curahan hati telah ditumpahkan kepada Allah SWT disertai keyakinan bahwa Allah akan mengambil alih semua masalah yang Anda hadapi. Dosa-dosa masa lalu. Melalui doa pada posisi duduk di antara dua sujud, Anda diyakinkan bahwa tidaklah mungkin, Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Pengampun tidak mengampuni dan mengasihi orang yang shalat, dan merengek meminta belas kasih dan ampunan kepada-Nya. Pesimis dan minder. Lihatlah, betapa gelap dan ciut muka orang yang tidak percaya diri, pesimis dan putus asa. Itulah tanda orang yang “kafir” dan menderita (QS. 14:7 dan 12:87). Melalui syahadat pada posisi tasyahud, keimanan Anda dikuatkan sehingga lebih percaya diri dan optimis, bahwa hanya Allah satu-satunya Tuhan yang berhak disembah dan diyakini sebagai sumber energi untuk mengarungi masa depan. Sekarang, lihatlah, betapa cerah dan ceria muka orang yang optimis.

   PTSB memberikan bimbingan dan praktek sholat agar kita dapat memahami dan mengingat lebih kuat serta mampu memantapkan keyakinan akan kebesaran Allah, percaya diri, dan optimis dalam menyelesaikan semua masalah menuju hidup yang bahagia, hanya pribadi yang bahagialah yang bisa memaksimalkan kehidupan yang lebih produktif, kreatif, dan membahagiakan orang sekitar.
Pentingkah PTSB? Tujuan founder mengadakan PTSB ini adalah agar manusia lebih taat beribadah dan mampu mengubah mindset mereka untuk beribadah dengan ikhlas, ridho dan menerima semua keputusan yang telah ditetapkan oleh Allah, serta memberikan kesembuhan dari berbagai macam penyakit. Bukan founder atau pesertanya yang hebat, melainkan penghayatan dan keyakinan dalam sholatnya yang luar biasa. Tujuan utama sholat adalah kokohnya T2Q (Tawakkal, Tuma'ninah, dan Qona'ah), sedangkan kesembuhan, rezeki, dan sebagainya semata-mata hanyalah sebagai bonus.
    Manusia pasti memiliki rencana tersendiri, namun sebaik-baiknya rencana kita dalam merencanakan suatu hal, rencana Allah adalah yang terbaik. Kita menginginkan sehat sedangkan Allah menginginkan kita sakit, kita menilai seseorang itu baik sedangkan penilaian Allah ia jelek, banyak hal yang kita inginkan atau kita sukai namun keinginan tersebut belum tentu sama dengan keinginan Allah. Hal ini telah dijelaskan dalam salah satu firman Allah yang artinya “Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagi mu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui” (QS. al-Baqarah:216). Seperti halnya dengan seseorang  yang ingin selamat dalam perjalanannya, namun Allah menginginkan ia tidak selamat dalam artian ia mengalami kecelakaan. Akan tetapi dengan kecelakaan tersebut ia menerima suatu kenikmatan dari Allah yaitu bertemu dengan seorang pria yang menjadi jodohnya. Oleh karena itu jangan pernah takut untuk menghadapi masalah hidup, karena setiap masalah pasti ada hikmahnya tersendiri. Itulah salah satu contoh dari skenario Allah kepada hamba Nya.
      Dalam sebuah hadist mengatakan “Barang siapa yang tidak suka dengan kehendak ku maka carilah Tuhan selain aku dan barang siapa yang mengeluh enak atau tidak enaknya dengan kehendak ku maka janganlah memanggilku lagi”. Maksud dari kalimat tersebut adalah untuk mengajarkan kita agar menjadi seorang hamba yang menerima lapang dada akan kehendak Allah serta mengajarkan kita untuk tetap kuat dan sabar dalam menghadapi cobaan hidup tanpa adanya keluhan. Pada hakekat nya Allah sendiri tidak suka dengan seorang hamba yang terus menerus mengeluh dari apa yang ia alami. Kata kasar nya masalah itu dihadapi bukan dikeluhin. Prof. Ali Aziz mempunyai prinsip hidup "Berani hidup berani, berarti berani menghadapi masalah". Kata beliau "Tidak berani menghadapi masalah, mati ae, singkat, padat, dan jelas".
    Salah satu syarat terkabulnya do’a ialah stop complanning. Sesungguhnya tidak ada do’a yang tidak dikabulkan, hnya saja Allah masih melihat proses serta memilih waktu yang tepat, dan melihat kesiapan hambanya dalam menerimanya, it's all about Timing. Sama halnya seperti seorang anak yang berumur tiga tahun dimana anak itu meminta ayahnya untuk membelikan sepeda motor besar. Namun, kata ayahnya  “ya…nanti kalau kamu sudah besar” maksut dari ayah tersebut adalah hal yang mustahil anak berumur 3 tahun sudah mengendarai sepeda motor besar, maka dari itu ayah nya menunggu waktu yang tepat yaitu ketika anak tersebut sudah dewasa.
       Masalah hidup itu realitanya memang berat, akan tetapi jika kita memiliki mindset bahwa kita yakin bisa menyelesaikannya dengan mudah insyaAllah maka masalah tersebut akan sangat mudah dilalui. Berbeda dengan seseorang yang memiliki mindset bahwa masalah yang dialamu adalah masalah yang sulit dihadapi, maka masalah tersebut akan sulit untuk dihadapi. Pemikiran manusia sama hal nya seperti perkataan yang tidak diucapkan dan perkataan itu sama halnya dengan do’a. Oleh karena itu ubahlah mindset, dan yakinlah pada Allah bahwa Allah akan membantu umatnya dalam menyelasaikan masalah tersebut. Karena Allah tidak akan memberi cobaan diluar kemampuan umatnya.
            Penjelasan diatas menerangkan agar kita selalu mengingat Allah dimanapun dan kapanpun. Artinya dengan mengingat Allah kita akan mudah melaksanakan apa yang diperintahkan kepada kita dan menjauhi larangannya, juga menerangkan bagaimana menghadapi suatu masalah dengan benar serta yakin pada ke-Agungan Allah.  Sholat adalah salah satu cars yang ampuh dalam menghadapi masalah, jika sholat kita sudah baik maka segala sesuatu yang ada pada diri kita akan baik pula. Dengan sholat kita dapat memiliki keuntungan untuk lebih dekat dengan Allah dan mengingat Allah. Gerakan dalam sholat memiliki arti dan fungsi tersendiri, menurut ilmu kedokteran gerakan sholat sangat membantu kinerja anggota tubuh bagian dalam, salah satunya gerakan sujud melancarkan peredaran darah jantung sedangkan, menurut ajaran agama Islam sholat memiliki fungsi tertinggi dalam kehidupan. Contohnya, dengan melakukan sholat kita diberi ketenangan, ketentraman, dan kemudahan dalam menjalani kehidupan, juga dapat mendekatkan kita dengan Allah.
            Berdo’alah di dalam atau di luar sholat. Namun yang sangat dianjurkan berdo’alah ketika kamu melakukan atau melaksanakan sholat, seperti dalam gerakan rukuk dan sujud. Ada yang mengatakan paling dekat nya hamba dengan Allah ketika ia sujud maka minta lah apa yang kamu inginkan atau butuhkan. Kita tidak akan bisa mengetahui kapan terkabulnya do’a, karena terkabulnya do’a ialah salah satu skenario Allah yang dirahasiakan pada umatnya.
            Gerakan PTSB ini dapat memberikan bimbingan serta praktek sholat agar kita dapat lebih memahami, mengingat lebih kuat, memantapkan keyakinan akan keagungan Allah, lebih percaya diri, dan selalu optimis dalam menyelesaikan semua masalah hidup menuju hidup yang berkah dan bahagia. Wajah penuh bahagia adalah salah satu cermin syukur kepada Allah. Gerakan PTSB juga mengajarkan kita bagaimana memahami fungsi dari setiap gerakan yang ada dalam sholat dan apa yang harus kita lakukan dalam setiap gerakan sholat tersebut, antara lain:
1.  Takbiratul Ikhram (berdiri) yang memiliki kata kunci SUBHAN (Syukur, Bimbingan, Ketahanan iman). Takbiratul Ikhram mengajarkan kita untuk selalu mensyukuri segala sesuatu yang telah kita punya.
2.  Rukuk yang memiliki kata kunci TURUT (Tunduk dan Menurut). Rukuk mengajarkan kita agar selalu menjadi seorang hamba yang ta’at serta tawadhu' Segala sesuatu hanyalah milik dan dari Allah maka simpan baik-baik sombongmu.
3.  I’tidal (berdiri setelah rukuk) yang memiliki kata kunci HADIR (Hak pujian dan Takdir). I’tidal mengartikan bahwa yang mempunyai hak atas pujian hanyala Allah yang maha Agung dan yang menetapkan takdir setiap makhluk hanyalah Allah. Tidak ada satu makhluk pun yang mengetahui takdirnya kecuali Allah. Takdir adalah rahasia Allah dari pengetahuan semua makhluknya.
4. Sujud yang memiliki kata kunci MASJID (Maaf, Sinar Jiwa dan Raga). Sujud ialah salah satu gerakan sholat yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak do’a pada Allah, karena pada saat sujud kita sedang berkomunkasi langsung dengan Allah. Sujud merupakan bentuk rasa maaf atau memohon ampun atas kesalahan-kesalahan yang telah kita perbuat. Kita akan menyadari dengan sendirinya.
5. Tasyahud awal (duduk diantara dua sujud) yang memiliki kata kunci AKSI (Ampunan, Kasih sayang, Sejahtera dan memperkuat Iman). Do’a dalam duduk diantara dua sujud sangat mencakup atas apa yang terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari.
6. Tasyahud akhir (duduk diakhir sholat) yang memiliki kata kunci SOSIAL (Sholawat, Persaksian dan Tawakkal). Tasyahud akhir menunjukan akan kesaksian kita atas utusan Allah yang mulia yakni nabi Muhammad saw. serta rasa pasrah kita akan semua do’a dan usaha yang telah kita lakukan selama ini.
  Bagi saya PTSB menyadarkan akan pentingnya sholat dalam kehidupan sehari-sehari dan membuat lebih memahami makna bacaan yang ada dalam sholat. Sebelum mengikuti PTSB saya memiliki suatu masalah yang dari dulu belum dapat saya tangani sendiri, antara lain seperti : saya masih belum bisa fokus dalam sholat, masih ragu atas diri saya, masih belum bisa bersyukur dengan apa yang telah saya miliki saat ini, masih mempunyai rasa dendam atau benci kepada orang yang telah menyakiti saya. Namun, setelah mengikuti PTSB ini saya banyak belajar dan mengerti tentang caranya Ikhlas, Bersyukur, dan memaafkan.

Ainina Syafa Zelbiana Mutiarani
26 November 2019
PENERAPAN TERAPI SHOLAT BAHAGIA
(PTSB)
Disusun Oleh:
Ainina Syafa Zelbiana Mutiarani
B71219056
Dosen Pengampu:
Prof. Dr. Moh Ali Aziz. M,Ag
Asisten Dosen:
Ati’ Nursyafa’ah. M.Kom.I
Komunikasi dan Penyiaran Islam
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel
2019











KATA PENGANTAR
Assalamualaikum Wr.Wb         
Segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan ridha-Nya sehingga saya berhasil menyusun makalah tentang PENERAPAN TERAPI SHOLAT BAHAGIAdengan baik. Sholawat serta salam selalu tercurahkan kepada baginda Rasulullah SAW beserta para sahabat beliau.
Saya menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna dan masih banyak terdapat kesalahan dan kekurangan di dalamnya, oleh karena itu saya emohon maaf yang sebesar-besarnya.
Demikian makalah ini saya buat, saya ucapkan terimakasih.
Wassalamualaikum wr.wb
Ainina Syafa Zelbiana Mutiarani
27 November 2019














L
PEMBAHASAN
          Pendalaman Terapi Sholat Bahagia adalah metode yang di ambil oleh penemunya yaitu Prof Ali Aziz. M, Ag untuk memperdalam ke khusyukan umat islam dalam menjalankan ibadah sholat. Pada tanggal 23 November 2019 lalu beliau mengadakan training PTSB untuk mahasiswa UIN SUNAN AMPEL SURABAYA khususnya mahasiswa S1 dan S2 Fakultas Dakwah dan Komunikasi dari beberapa Program Studi seperti : MANAJEMEN DAKWAH, KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM, BIMBINGAN KONSELING ISLAM, PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM dan ILMU KOMUNIKASI, acara tersebut diselenggarakan di Kun Yaquta Surabaya, setiap yang hadir di acara training tersebut mendapatkan buku supplement untuk pegangan peserta dalam mengikuti acara training PTSB. Dalam buku supplement tersebut di jelaskan secara rinci namun jelas tentang buku 60 Menit Terapi Sholat Bahagia.
   Kata beliau jika belum membaca buku 60 Menit Terapi Sholat Bahagia maka akan membutuhkan waktu yang lama sekitar 2 hari. Orang umum 2 hari, kalau anak cerdas hanya membutuhkan waktu beberapa jam saja, tuturnya. Sebelum kegiatan PTSB kita juga sudah di intruksikan untuk menulis beberapa syarat mengikuti Pendalaman Terapi Sholat Bahagia, diantaranya ;
1.      Menulis 10 orang yang paling berjasa dalam hidup kita.
2.      Menulis 5 orang yang menjengkelkan/ menyakiti kita
3.      Menulis 10 dosa yang pernah kita lakukan
4.      Menulis 30 nikmat terbesar yang kita rasakan (sejak kecil hingga sekarang)
5.      Menulis 10 masalah yang paling mengganggu/ menyedihkan dalam perjalanan hidup kita ( ada yang bersifat rahasia dan ada yang tidak)
 Tulisan itu harus dibawah dan disimpan. Kata beliau cukup kita dan Allah saja yang tau. Dengan bantuang Daftar masalah dan harapan yang telah disiapkan itu , kita bisa sujud dan rukuk lebih lama dengan penuh penghayatan.




حَیِّ عَلَی الصَّلاة
ِ
(Hayya Ala al-Shalāh)
Mari kita tunaikan Shalat
                        حَیِّ عَلَی الْفَلاحِ
(Hayya Ala al-Falāh)
Mari Kita Bahagia

Ada dua kata kunci dalam firman Allah di atas, yaitu khusyuk dan bahagia, bahwa pelaku shalat khusyuk dijamin hidup sukses dan bahagia. Setiap hari, kita diseru untuk sukses melalui azan, hayya ‘alas shalah, hayya alal falah (ayo shalat dan ayo bahagia). Kita disemangati terus menerus setiap hari untuk lebih berprestasi dan berbahagia (al falah) agar kita dapat memimpin dunia, bukan penonton atau orang yang terpuruk dan terpinggirkan. Shalat khusyuk adalah shalat yang menumbuhkan ketundukan kepada perintah Allah, kepasrahan dan perasaan senang terhadap apapun dan berapapun pemberian Allah. Bisakah kekhusyukan diperoleh tanpa memahami makna doa-doa shalat? Hampir mustahil. Oleh sebab itu, Anda harus memahami arti semua doa shalat, sekalipun hanya secara global, tidak arti kata perkata. Bagaimana mengatasi kesulitan pemahaman doa-doa shalat yang tertulis dalam teks Arab itu, terutama bagi pemula atau mualaf? Sangat mudah, jika diajarkan dengan keseimbangan otak kiri dan kanan.

Sesuatu yang asalnya berat seperti batu akan menjadi emas dengan kita merubah mindset agar menuju kebahagiaan. Kematian yang ditakuti secara berlebihan. Ini juga merupakan sumber kecemasan. Melalui rukuk dengan posisi kepala yang diserahkan kepada Allah, Anda diingatkan untuk menyerahkan hidup-mati kepada Allah SWT, sebab kematian bukanlah pilihan, melainkan kepastian. Dengan menghapus ketakutan itu, Anda telah menutup pintu-pintu stres.  Melalui rukuk pula, Anda disemangati untuk rendah hati dan hormat kepada siapapun. Sikap hormat dan menghargai orang dapat mengantarkan Anda hidup lebih bahagia, sebab sikap itu mengundang simpati banyak orang untuk bekerjasama dalam banyak hal, termasuk dalam berbisnis untuk menambah penghasilan Anda. Pujian dan apresiasi orang yang diharap-harap atas apa yang Anda lakukan. Ketika Anda mengucapkan rabbana walakal hamdu pada waktu bangkit dari rukuk, sebenarnya Anda sedang bersumpah tidak mengharap balas budi, pujian, apresiasi dan terima kasih dari siapapun selain Allah, sebab Dia-lah satu-satunya yang berhak dipuji. Mengharap pujian orang sama dengan merampas hak-hak Allah, sekaligus membuka sejuta pintu stres. Sebab, menurut Al Qur’an (QS. 34: 13), hanya sedikit orang yang memberi apresiasi karya orang. Semakin besar harapan seseorang akan apresiasi orang, semakin terbuka lebar pintu stres. Orang bahagia tidak akan mengemis apresiasi, tapi justru selalu memberi apresiasi sekecil apapun jasa orang. Curahan kesedihan hati yang belum tersalurkan kepada orang paling dipercaya. Oleh sebab itu, salah satu obat stres adalah mencurahkan masalah hidup sampai tuntas kepada orang yang dipercaya dan bersedia mendengarkannya, sekalipun orang itu tidak dapat memberikan solusi. Ketika bersujud minimal 30 detik dan Anda mencurahkan isi hati sepuas-pusanya, maka berkuranglah beban psikologis Anda, sebab semua curahan hati telah ditumpahkan kepada Allah SWT disertai keyakinan bahwa Allah akan mengambil alih semua masalah yang Anda hadapi. Dosa-dosa masa lalu. Melalui doa pada posisi duduk di antara dua sujud, Anda diyakinkan bahwa tidaklah mungkin, Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Pengampun tidak mengampuni dan mengasihi orang yang shalat, dan merengek meminta belas kasih dan ampunan kepada-Nya. Pesimis dan minder. Lihatlah, betapa gelap dan ciut muka orang yang tidak percaya diri, pesimis dan putus asa. Itulah tanda orang yang “kafir” dan menderita (QS. 14:7 dan 12:87). Melalui syahadat pada posisi tasyahud, keimanan Anda dikuatkan sehingga lebih percaya diri dan optimis, bahwa hanya Allah satu-satunya Tuhan yang berhak disembah dan diyakini sebagai sumber energi untuk mengarungi masa depan. Sekarang, lihatlah, betapa cerah dan ceria muka orang yang optimis.

   PTSB memberikan bimbingan dan praktek sholat agar kita dapat memahami dan mengingat lebih kuat serta mampu memantapkan keyakinan akan kebesaran Allah, percaya diri, dan optimis dalam menyelesaikan semua masalah menuju hidup yang bahagia, hanya pribadi yang bahagialah yang bisa memaksimalkan kehidupan yang lebih produktif, kreatif, dan membahagiakan orang sekitar.
Pentingkah PTSB? Tujuan founder mengadakan PTSB ini adalah agar manusia lebih taat beribadah dan mampu mengubah mindset mereka untuk beribadah dengan ikhlas, ridho dan menerima semua keputusan yang telah ditetapkan oleh Allah, serta memberikan kesembuhan dari berbagai macam penyakit. Bukan founder atau pesertanya yang hebat, melainkan penghayatan dan keyakinan dalam sholatnya yang luar biasa. Tujuan utama sholat adalah kokohnya T2Q (Tawakkal, Tuma'ninah, dan Qona'ah), sedangkan kesembuhan, rezeki, dan sebagainya semata-mata hanyalah sebagai bonus.
    Manusia pasti memiliki rencana tersendiri, namun sebaik-baiknya rencana kita dalam merencanakan suatu hal, rencana Allah adalah yang terbaik. Kita menginginkan sehat sedangkan Allah menginginkan kita sakit, kita menilai seseorang itu baik sedangkan penilaian Allah ia jelek, banyak hal yang kita inginkan atau kita sukai namun keinginan tersebut belum tentu sama dengan keinginan Allah. Hal ini telah dijelaskan dalam salah satu firman Allah yang artinya “Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagi mu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui” (QS. al-Baqarah:216). Seperti halnya dengan seseorang  yang ingin selamat dalam perjalanannya, namun Allah menginginkan ia tidak selamat dalam artian ia mengalami kecelakaan. Akan tetapi dengan kecelakaan tersebut ia menerima suatu kenikmatan dari Allah yaitu bertemu dengan seorang pria yang menjadi jodohnya. Oleh karena itu jangan pernah takut untuk menghadapi masalah hidup, karena setiap masalah pasti ada hikmahnya tersendiri. Itulah salah satu contoh dari skenario Allah kepada hamba Nya.
      Dalam sebuah hadist mengatakan “Barang siapa yang tidak suka dengan kehendak ku maka carilah Tuhan selain aku dan barang siapa yang mengeluh enak atau tidak enaknya dengan kehendak ku maka janganlah memanggilku lagi”. Maksud dari kalimat tersebut adalah untuk mengajarkan kita agar menjadi seorang hamba yang menerima lapang dada akan kehendak Allah serta mengajarkan kita untuk tetap kuat dan sabar dalam menghadapi cobaan hidup tanpa adanya keluhan. Pada hakekat nya Allah sendiri tidak suka dengan seorang hamba yang terus menerus mengeluh dari apa yang ia alami. Kata kasar nya masalah itu dihadapi bukan dikeluhin. Prof. Ali Aziz mempunyai prinsip hidup "Berani hidup berani, berarti berani menghadapi masalah". Kata beliau "Tidak berani menghadapi masalah, mati ae, singkat, padat, dan jelas".
    Salah satu syarat terkabulnya do’a ialah stop complanning. Sesungguhnya tidak ada do’a yang tidak dikabulkan, hnya saja Allah masih melihat proses serta memilih waktu yang tepat, dan melihat kesiapan hambanya dalam menerimanya, it's all about Timing. Sama halnya seperti seorang anak yang berumur tiga tahun dimana anak itu meminta ayahnya untuk membelikan sepeda motor besar. Namun, kata ayahnya  “ya…nanti kalau kamu sudah besar” maksut dari ayah tersebut adalah hal yang mustahil anak berumur 3 tahun sudah mengendarai sepeda motor besar, maka dari itu ayah nya menunggu waktu yang tepat yaitu ketika anak tersebut sudah dewasa.
       Masalah hidup itu realitanya memang berat, akan tetapi jika kita memiliki mindset bahwa kita yakin bisa menyelesaikannya dengan mudah insyaAllah maka masalah tersebut akan sangat mudah dilalui. Berbeda dengan seseorang yang memiliki mindset bahwa masalah yang dialamu adalah masalah yang sulit dihadapi, maka masalah tersebut akan sulit untuk dihadapi. Pemikiran manusia sama hal nya seperti perkataan yang tidak diucapkan dan perkataan itu sama halnya dengan do’a. Oleh karena itu ubahlah mindset, dan yakinlah pada Allah bahwa Allah akan membantu umatnya dalam menyelasaikan masalah tersebut. Karena Allah tidak akan memberi cobaan diluar kemampuan umatnya.
            Penjelasan diatas menerangkan agar kita selalu mengingat Allah dimanapun dan kapanpun. Artinya dengan mengingat Allah kita akan mudah melaksanakan apa yang diperintahkan kepada kita dan menjauhi larangannya, juga menerangkan bagaimana menghadapi suatu masalah dengan benar serta yakin pada ke-Agungan Allah.  Sholat adalah salah satu cars yang ampuh dalam menghadapi masalah, jika sholat kita sudah baik maka segala sesuatu yang ada pada diri kita akan baik pula. Dengan sholat kita dapat memiliki keuntungan untuk lebih dekat dengan Allah dan mengingat Allah. Gerakan dalam sholat memiliki arti dan fungsi tersendiri, menurut ilmu kedokteran gerakan sholat sangat membantu kinerja anggota tubuh bagian dalam, salah satunya gerakan sujud melancarkan peredaran darah jantung sedangkan, menurut ajaran agama Islam sholat memiliki fungsi tertinggi dalam kehidupan. Contohnya, dengan melakukan sholat kita diberi ketenangan, ketentraman, dan kemudahan dalam menjalani kehidupan, juga dapat mendekatkan kita dengan Allah.
            Berdo’alah di dalam atau di luar sholat. Namun yang sangat dianjurkan berdo’alah ketika kamu melakukan atau melaksanakan sholat, seperti dalam gerakan rukuk dan sujud. Ada yang mengatakan paling dekat nya hamba dengan Allah ketika ia sujud maka minta lah apa yang kamu inginkan atau butuhkan. Kita tidak akan bisa mengetahui kapan terkabulnya do’a, karena terkabulnya do’a ialah salah satu skenario Allah yang dirahasiakan pada umatnya.
            Gerakan PTSB ini dapat memberikan bimbingan serta praktek sholat agar kita dapat lebih memahami, mengingat lebih kuat, memantapkan keyakinan akan keagungan Allah, lebih percaya diri, dan selalu optimis dalam menyelesaikan semua masalah hidup menuju hidup yang berkah dan bahagia. Wajah penuh bahagia adalah salah satu cermin syukur kepada Allah. Gerakan PTSB juga mengajarkan kita bagaimana memahami fungsi dari setiap gerakan yang ada dalam sholat dan apa yang harus kita lakukan dalam setiap gerakan sholat tersebut, antara lain:
1.  Takbiratul Ikhram (berdiri) yang memiliki kata kunci SUBHAN (Syukur, Bimbingan, Ketahanan iman). Takbiratul Ikhram mengajarkan kita untuk selalu mensyukuri segala sesuatu yang telah kita punya.
2.  Rukuk yang memiliki kata kunci TURUT (Tunduk dan Menurut). Rukuk mengajarkan kita agar selalu menjadi seorang hamba yang ta’at serta tawadhu' Segala sesuatu hanyalah milik dan dari Allah maka simpan baik-baik sombongmu.
3.  I’tidal (berdiri setelah rukuk) yang memiliki kata kunci HADIR (Hak pujian dan Takdir). I’tidal mengartikan bahwa yang mempunyai hak atas pujian hanyala Allah yang maha Agung dan yang menetapkan takdir setiap makhluk hanyalah Allah. Tidak ada satu makhluk pun yang mengetahui takdirnya kecuali Allah. Takdir adalah rahasia Allah dari pengetahuan semua makhluknya.
4. Sujud yang memiliki kata kunci MASJID (Maaf, Sinar Jiwa dan Raga). Sujud ialah salah satu gerakan sholat yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak do’a pada Allah, karena pada saat sujud kita sedang berkomunkasi langsung dengan Allah. Sujud merupakan bentuk rasa maaf atau memohon ampun atas kesalahan-kesalahan yang telah kita perbuat. Kita akan menyadari dengan sendirinya.
5. Tasyahud awal (duduk diantara dua sujud) yang memiliki kata kunci AKSI (Ampunan, Kasih sayang, Sejahtera dan memperkuat Iman). Do’a dalam duduk diantara dua sujud sangat mencakup atas apa yang terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari.
6. Tasyahud akhir (duduk diakhir sholat) yang memiliki kata kunci SOSIAL (Sholawat, Persaksian dan Tawakkal). Tasyahud akhir menunjukan akan kesaksian kita atas utusan Allah yang mulia yakni nabi Muhammad saw. serta rasa pasrah kita akan semua do’a dan usaha yang telah kita lakukan selama ini.
  Bagi saya PTSB menyadarkan akan pentingnya sholat dalam kehidupan sehari-sehari dan membuat lebih memahami makna bacaan yang ada dalam sholat. Sebelum mengikuti PTSB saya memiliki suatu masalah yang dari dulu belum dapat saya tangani sendiri, antara lain seperti : saya masih belum bisa fokus dalam sholat, masih ragu atas diri saya, masih belum bisa bersyukur dengan apa yang telah saya miliki saat ini, masih mempunyai rasa dendam atau benci kepada orang yang telah menyakiti saya. Namun, setelah mengikuti PTSB ini saya banyak belajar dan mengerti tentang caranya Ikhlas, Bersyukur, dan memaafkan.

Ainina Syafa Zelbiana Mutiarani
26 November 2019

9 comments:

  1. Masya allah semoga bermanfaat mbk selbi.jngan lupa untuk diterapkan pada kehidupan sehari-hari.tetap semangatt💪🏻

    ReplyDelete
  2. Barakallah terimakasih ilmu barunya, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua

    ReplyDelete
  3. Subhanallah bagus sekali, ilmunya sangat bermanfaat sekali, dan sangat mudah dipahami.

    ReplyDelete
  4. Masyaallah bermanfaat sekali blognya dan terus berkarya

    ReplyDelete
  5. Sangat bermanfaat sekali materinya

    ReplyDelete
  6. Bagus sekali, jadi tamba ilmu deh klo gini

    ReplyDelete
  7. masyaallah, terimakasih ilmunya, semangat teruss

    ReplyDelete